Kemarin saya berkunjung (sekali lagi) ke STAN Bintaro, atas undangan saudara Ananta (nggak, ini bukan ada epen peluncuran pc EE’ kok…), dan disana, atas imbalan datang, alhamdulillah saya dibayar pakek sepak file rare dan raw hasil rekaman kakak beliau, Affian, yaitu kumpulan lagu-lagu opening dan ending yang cukup jadul dari film-film yang pernah tayang masa jadul dulu di Indonesia. Setelah bersiin tambah naekin polumenya, bisa jugalah jadi layak dengar, terutama untuk pengobat rindu. Dipersilahkan, bagi yang niyat donglot, hitung-hitung saya bekap di anda, Link aktif selama 90 hari, dan terimakasih pula dihaturkan kepada pak P.Y Adi Prasaja atas sesuatu yang tentunya tak perlu disebutkan lagi.
Baydewaybusway, setelah saya menemukan ini, saya jadi tau perasaan bagaimana menemukan Lagu Kebangsaan Indonesia di serper belanda. Hehehehe.. Terlebih setelah sebelumnya menemukan Pasukan Turbo, Remi, dan SuperOne, tentunya yang versi Indonesianya. Jadi PR saya mungkin mencari versi Indonesia dari Darkwing Duck, Dash Yonkuro, dan beberapa lagi yang lain.
Oke, tanpa basa-basi lagi, silahkan sedot!
Candy-Candy (bukan, ini bukan sinetron!).
“Biar saja, biar, wajahku begini… tak perlu, oh tak, oh tak, oh tak perlu kusesali…”
Donglot
Flame Of Recca - Nanka Shiawase INA Vers.
Errr.. Suaranya siapa ya… Ade Basuki bukan…?”
Donglot
Janperson Ending INA.
“Janpersoon.. oh Jaanpersooon… Kini kau hendak ke mana…”
Donglot
Janperson Opening INA.
Dengan sambutan oleh narator terlebih dahulu tentunya.”
Donglot
Jiraiya Ending INA.
Disambut narator juga…
Donglot
Jiraiya Opening INA.
Ninjaaa pahlaaawaaaan… Jiraiyaaaa…!
Donglot
Minky Momo (kayaknya)
Kalau ada yang tahu tepatnya lagu ini apa dan opening atau ending, tolong ingatkan saya…
Donglot
Yokoso Yoko
“Di hatiku, ada diary berwarna hijau… Saat jumpa, pertama kita tertaaawaaa…”
Donglot
Power Rangers, the beginning, ada suara Rita Repulsa.
“Haaaa! Setelah 10.000 tahun! Akhirnya bebas! Ayo kita kuasai bumi!”
Donglot
Saint Seiya Ending INA.
“AAAAAAA(rg)HHH~! Langiit esoook, pastiikan ceeeraaah… Kitaa, percayaa, mimpi apapuuuun, Bersatuuu.. Hoooo(ug)hhh~!”
Donglot
Saint Seiya Opening INA.
“Peeenuh praharaa… Hatimu Kooosmooo…”
Donglot
Eh, bentar, saya potong disini karna saya ingin memberikan sedikit sepich pada bagian ini, secara saya salah satu maniak satria baja hitam dan baja hitam RX, makanya anda akan menemukan, komeng sebelum donglot
kali ini lebih panjang dari biasanya. Kotaro Minami memang keren, dan menyinggung email Si Budi tentang dahsyatnya Kotaro Minami di milis id-anime, hal tersebut benar sekali!
Saya ingat pasti, jaman jadul, mo kata anak SD kek, SMP kek, SMA kek, semua tetep nongtong Satria Baja Hitam, dan tidak ada macam jaman sekarang yang anak SD sajapun ogah nongtong karna diracuni Sinetron-sinetron ghoib+melankolis keparat.
| 2007/12/3, ◄☻♪♫®©™seniman.gituloh.dari.dompu.go.id™©®♫♪☼► :
| > Saya mau kesatria baja hitam di rimek banzaaaiii!!!
|
| saya bukan homok,
| tapi jujur saya akui bahwa kotaro minami itu keren!
| rider yang laen emang nothing!
RX berubah dan ada suara yang terkenal itu, Adang Sudarto.
“BERUBAHHH!!!” “PEDAAANG MATAHAARIII!”
Donglot
Ksatria Baja Hitam RX Ending INA.
Pada awal video, pesawat induk orang-orang Crysis yang berbentuk setengah tawon yang rusuknya gerak-gerak mengorbit bumi : “Dalam pertarunganya, seorang diiiriii… Pada waktu lelah dan jatuh teeerdesaak… Dengan mata teeerpejaam wajah berjeeelagaa… Dia seelesaikan tugas-tugasnyaaa… (Narator: adik-adik, bagaimana kisah Ksatria Baja Hitam tadi?) Seeepiii… Haati iinnniii… (Narator: Tentu menarik bukan? Nah, tetaplah bersama kakak pada waktu yang sama, selasa mendatang…) Semilir aaangiin beeertiuup sepoi-sepoooi… (Narator: Hanya di RCTI, stasiun televisi kebanggan bersama milik bangsa) Seeepiii… Haati iinnniii… Tapi kau tiiidaaak, s’orang diriiii… Seseorang disannaaa, mencintaimu. Seseorang disannaaa, mempercayaimuu. Seseorang disannaaa, memperhatikanmuu. Seseoranggg, diiisannnaa…”
Donglot
Ksatria Baja Hitam RX Opening INA.
“Wekap! Wekap wekap wekap wekap. Sinar terang, diriku, slimuti diri. Majulah, ha~E engkau, s’orang satria. Perangilah, prasaan, takut diriku. Bumi akan, dikuasai, kekejaman. Bangun~lah Ksatria! Bangun berdiri! Dengan bantuaaan sinaaar, lindungi bumi… Bangun~lah Ksatria! Bangun berdiri! Dengan rasaaa cinta, takut dikalahkaaaan! Satria Baja Hitam! Maaaju teerus, Satria Baja Hitam! Paantang munduuur… Satria Baaajaaa Hiitttaaamm, eReX!”
Donglot









