Kalau anda jalan-jalan ke kota Mataram, NTB, jangan lupa untuk mampir ke tempat ini. Namanya nasi inaq Minah. Loh? Kok judulnya diatas Oha Ina Mina? Yah, kebetulan saya taunya nasi ini dari mahasiswa-mahasiswa Dompu, dan dalam bahasa dompu, Nasi=Oha. Kata “Ina” dan “Mina” dikarenakan dalam bahasa Dompu, tidak dikenal huruf mati. Niwe, istimewanya nasi ini, harganya sangat murah, yaitu 2000 rupiah, tapi pakek ayam, krupuk kulit, acar kelapa, dan telur satu. Yang istimewanya disini adalah telurnya. Enak sekali. Entah apa yang dilakukan oleh Ibu tua tersebut, yang pasti, bumbunya masuk sampai ke kuningnya, padahal telur utuh.
Warung nasi ini sendiri hanya buka pada malam hari, yaitu antara pukul 11 sampai menjelang subuh, itupun kalau tidak kehabisan! 2 x saya harus batal makan karna kehabisan. Pelanggannya memang kebanyakan terdiri dari mahasiswa yang SKS, operator komputer, tehnisi mesin, hansip, dan kadang-kadang maling kelaparan.


Untuk ke lokasi, cukup dengan menuju ke perkampungan pengrajin emas di Scrabble (Sekar Bele) Mataram, dan cari kantor kepala lingkungan. Disampingnya terdapat gang, dan seperti cara mencari alamat di Indonesia pada umumnya, setelah anda masuk gang, tanya-tanya saja orang disana.


Bonus : 2 orang pegawe pajak makan Oha Ina Mina
Posted in Lumayan Menarik | Tags: kuliner









