Posted by: Black_Claw | February 29, 2016

LGBT

Secara terakhir saya jalan-jalan malam di Jado, mergokin maling, terus malah kena tonjok warga yang salah paham masih membuat saya parno, akhir-akhir ini saya milih jalan-jalan di Bada saja.

Maka saya menyusuri kelokan-kelokan gang di antara deretan-deretan rumah yang bercampur bangunan semen dan kayu. Beberapa sudah mematikan lampu, tidur. Tapi banyak yang masih menyala.

“Ma, ma, LGBT itu apa, sih?” terdengar suara anak kecil dari dalam salah satu rumah itu, yang lampunya masih menyala. Dari suaranya, sepertinya awal-awal usia sekolah dasar. Sayup-sayup saya mendengar suara televisi. Sepertinya penghuni rumah sedang menonton tayangan berita.

“Wah, mama nggak tau. Coba tanya bapakmu.” jawab ibunya.

“Pa? LGBT itu apa?” tanya anaknya lagi, kali ini kepada ayahnya.

“Ah, ibu kamu itu wawasannya kurang. LGBT itu lesbian, gay, bencong, dan transgender.”

“Oooh…!” Seru sang ibu dan si anak bersamaan sementara saya loncat ke got terdekat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: