Posted by: Black_Claw | October 25, 2017

Nama Sejenis Jabatan

Di technical meeting Bazaar Bakmie gaweannya Tirta Lie ini, duduklah saya. Menunggu Sony, yang naik gojek nggak nyampe-nyampe, terus hapenya lowbat.

Penuhlah ruangan ini dengan koki mi, tauke mi, bendahara merangkap istri tauke mi. Saling berkenalanlah, dan tentu saja muncullah, pertanyaan-pertanyaan basa-basi itu.

“Chefnya ya?” kata yang jualan bakmienya kekinian.

“Ownernya ya?” kata yang bakmienya pake noodle-noodle gitu.

“Juragannya ya?” kata yang kayaknya konsep warungnya sama kayak saya.

Nah, ini pertanyaan yang susah, soalnya emang ini warung ga jelas. Chefnya aja akhir-akhir ini merangkap tukang bantu-bantu proyek jalan di depan warung yang lagi dipermak ama gubernur baru. Apalagi saya.

“Nnggg… Nganu. Jabatan saya itu, anu… Encek penunggu warung. Yah, semacam kongco gitu lah.” Jawab saya.

“Tapi saya masih idup kok.” Saya menambahkan cepat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: