Posted by: Black_Claw | May 21, 2020

All Your Dukcapil Data Are Belong To Us

Data dari Indonesia seperti biasa kembali bocor di Raid Forums. Kali ini, yang bocor data Dukcapil. Karena memiliki bagian berupa TTL, KK dan NIK, maka banyak hal yang bisa dimanfaatkan penjahat dengan data ini.

Paling menyenangkan, adalah untuk mendaftarkan nomer hp baru. Lumayan, misalkan saya penculik, maka jika nomernya dicari tahu siapa, nama yang nongol adalah nama dan alamatnya mbah Mukidi di sebuah dusun terpencil di Jawa Tengah.

Oh, dan untuk pemalsuan identitas-identitas lainnya, data ini sungguh sangat berguna. Misalkan saya dendam terhadap anda. Saya tinggal cari saja nama anda, daftarkan ke HP, dan melakukan tindak kejahatan siber dengan nomer HP yang terdaftar atas nama anda. Lumayan, kan?

Alternatif lain, saya bisa pake buat bikin rekening online. Tinggal bikin KTP ala-ala, video call sama CSnya pake nyamar dikit, udah. Lumayan ada rekening baru buat deposit judi online.

Lalu, mengapa data ini bisa bocor? Diretas kah? Oh, anu. Gini. Kebanyakan kasus, kebocoran data ini karena petugas pendata tidak pernah benar-benar diberitahu bahwa data tersebut bersifat amat sangat rahasia. Data tersebut tidak benar-benar dijaga, sehingga sering kali, dari level desa datanya udah kemana-mana. Ini sudah sering dari zaman SBY.

Click to access search


https://www.google.com/search?q=dpt+filetype+pdf

Saya bisa dapat yang kayak gini:
DPT PEMILU 2019 – desa karanggambaskaranggambas.desa.id › 2019/01 › DPT-PEMILU-2019-Copy-convertedPDF
JALAN/DUKUH. RT. RW. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 1. 3303150107080016 3303155011590001 SAWINAH. PURBALINGGA 10|11|1959. S. P.

Halaman seperti ini:

Click to access DPT-PEMILU-2019-Copy-converted.pdf

Bahkan ada yang sudah diupload ke situs dokumen publik seperti ini:
https://adoc.tips/daftar-pemilih-tetap.html

“Ah santai saja, cuma data, ambil aja, emang mau dibuat apa data gue, orang gue ga punya apa-apa kok.” Inilah pikiran mayoritas orang di Indonesia.

Padahal, data pribadi itu kebanyakan dipakai untuk digunakan sebagai kambing hitam dalam proses kejahatan. Bukan buat dicolong. Eh, kadang buat nyolong rekening juga sih, tergantung kreativitas kriminalnya aja, bisa kok Tapi yah itulah. Miskin bukan berarti ‘it is ok’ kalau datanya bocor.

Kesadaran warga negara Indonesia secara keseluruhan dari level atas sampai bawah tentang privacy data memang rendah. Hanya di negeri ini, kamu bisa tau dengan gampang nomer-nomer rahasia presiden dan ibu presiden kamu. Dari situs Tempo, lagi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: