Posted by: Black_Claw | August 3, 2020

Orang Dompu Yang Dilihat Orang Non-Dompu

Barusan saya abis cukur rambut. Tukang cukurnya ramah dan ngajak ngobrol. Dia asli dari Tasikmalaya, kemudian menanyakan saya asli mana. Saya mengatakan kalau saya orang Dompu, NTB.

“Wah, ga mirip orang NTB, ya?” Pertanyaan yang tidak saya jawab.

Tapi, sebentar kemudian dia kemudian menyambung. “Saya pernah ke Dompu. Main-main di sana, ketemu cewek yang asli Dompu di social media. Dia kerja di sini, terus ngajak jalan-jalan ke rumahnya di Dompu.”

“Oh ya? Beneran?” Tanya saya kaget. Beneran nggak nyangka. Temen-temen saya saya aja banyak yang bilang mau ke Dompu, tapi nggak jadi-jadi. Saya kemudian nanya lagi. “Gimana tuh Dompu?”

“Dompu itu, gimana ya ….” Dia terdiam sesaat kemudian melanjutkan. “Keren ya. Orang-orangnya tuh hebat.”

“Hebat gimana?” Desak saya.

“Iya, hebat. Saya lihat di sana, rata-rata orangnya pasti ada gelarnya.”

“Gelar? Gelar adat maksudnya?”

“Bukan.”

“Terus?”

“Gelar sarjana. Pedagang sembako atau tukang cukur rambut di sana S1.”


Responses

  1. bagus atikelnya

    Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: