
Yoi, manga Ubunchu yang ketiga sudah terbit, dan bisa didownload di tempat biasa, cecunguk. Dan tahukah anda, sodara-sodara? Itu adalah anugrah buat saya karna membuat saya ada bahan untuk ngapdet blog! HOREEEEE!
Update:
Untuk yang tinggal di luar negri bisa donglot di miror berbenwit Internasional yang disediakan mas C-quel di http://pigux.com/storage/blackclaw/. Terimakasih.
Kali ini translasi bisa rada lancar jalannya, terimakasih untuk Pak Ketupang atas jasa rokok dan nasi gorengnya disaat sumpah mati saya bokek, maklon duit abis buat berobat dan ga bisa nyari duit pas masa penyembuhan. Ya itulah, gegara digigit sesuatu di tanah tonji-tonji naek pete-pete itu, yang katanya mister belutz kalajengking bugis. Gyakakakakakakakancuttt!!!
Ah ya, sebelonnya saya masuk peti mati kecapean pagi ini, terutama gegara pegel bikin ulang ASCII Art kucing agan-agannya Masato, biar post ini saya panjang-panjangin dikit.
Cerita kali ini bikin saya nostalgila waktu saya masih sangat cupu dulu (sekarang cuman cupu doang).

Yoi, dimaki-maki, ditendang-tendang, nggak disuruh googling aja untungnya. Ada yang tau kenapa? Hihihihihi!
Besikli, saya senang liat si Akane (yang sayangnya, rambutnya panjang COK!) sampai berharap kalau beneran ada idup cewek kayak dia ini, dan saya kenal di kehidupan nyata. Masih muda, atitud belajar soliternya yang menekankan ke harga diri, lebih baik nyari sendiri ketimbang nanya orang, simpli biutiful! (yang sayangnya, rambutnya panjang COK!-2nd).
Itu baru pengguna slekwer.
Karna itulah memang, milis id-slekwer itu sebaiknya dibubarkan saja. Nggak guna. 68% penanya menjawab sendiri pertanyaannya setelah satu jam.
Sedikit cerita tentang jepit rambutnya Risa, menyambung-nyambungin masalah jepit rambut di edisi sebelumnya, yah, biar tulisan ini jadi panjang dikit. Di edisi kali ini, entah kenapa jepit rambutnya nggak keliatan jelas, entah karna sudut kameranya dari sebelah kanannya (jepit rambutnya di sebelah kiri), entah karena terlalu jauh, dan satu lagi, tertutup balon pembicaraan.
Meh, emang pertanda bagus, 1 hari setelah komiknya terbit kemarin, logo Ubuntu di karmik yang kayak jepit rambutnya si Risa itu, abis grub sebelon xsplash, akhirnya nemu cara ngilanginnya. Damn shit ternyata usplash gyahahahahahaha! Benar-benar misdirek yang luar biasa, karena sudah ada xsplash, saya kira usplash tidak dipakai lagi. Dengan trik yang luar biasa seperti ini, saya bisa-bisanya nggak nyadar. Om Mark Sutelwort, bener-bener Worth-lah, buat dapet Magician of The Year!
Dan jika anda heran kenapa saya bisa memperhatikan hal-hal seperti jepit rambut wanita, Masato tahu jawabannya…

















