Posted by: Black_Claw | January 12, 2012

Ubunchu 06: Hari Sempurna Bagi Koala


Ubunchu 06 sudah lama terbit…

Sudah lama yah, Ubunchu hiatus? Yoi, soalnya sejak nomer 5, pertama-tama ada masalah dengan perusahaan yang nerbitin Ubunchu di Jepun sono, menyusul oom Hiroshi Seo yang bermasalah keuangan, sampai berantem internal di milis translator, dan ultimatenya harddisk saya dirusakin sama Teguh Ardiansyah karena dipake sebagai Vibrator untuk kegiatan mesumnya yang menyebabkan saya harus redo ulang dua episode yang sudah siap rilis dulu. Mana saya ga tau fonta yang saya pake dulu apa, plus .xcf buat kredit dll ilang semua AAARGGGHHHHHH!

Huff…

Sekarang kondisi sudah enak-enak, jadi saya bisa naik 7summits, ngurus ilc2011, dompu.info, dmp48, bangkitin radio BCB tapi akhirnya gedungnya ancur lagi, terus benerin Win100, rilis episode nomer 06 dulu yang dibikin ulang, plus ada perubahan sedikit biar ga basbang-basbang amat isinya. Untuk episode tujuh, masih nyari apdetan joke dulu biar ga basbang juga isinya, sementara untuk episode 8 belum saya kerjain sama sekali wahahahahaha!

Oh, dan sekarang, secara saya cabut di BlankOn, repo Ubunchu di BlankOn tewas dan saya pindahkan ke Dompu dot Info.
Jadi, kalau anda mau ngakses, silahkan saja ke http://ubunchu.dompu.info
Niwe, ubunchu.linux.or.id sedang nunggu naik. Ntar kalau beres, bisa juga diakses dari sono. :)

Eh, BTW WIN100 SAYA UDAH BAEK LOH!

Four-stroke 97cc Lifetime Service II

Posted by: Black_Claw | December 12, 2011

Tidak Ada Iklan Sister Group 48 Se-Epic Ini

Iklan debut JKT48, Pocari Sweat, mewabah gila di stasiun TV swasta.

Sebagai satu-satunya saingan (dan pasti mengalahkan) JKT48, DMP48 tentu kudu punya iklan juga.

Tidak perlu kepulauan seribu, video kamera mahal, dan sponsor dari air kelapa yang dikemas dalam botol plastik berlabel biru yang kental dengan nuansa antek-antek Dai Nippon untuk membuat sebuah iklan. Kamera poket dan properti pinjeman, itu sudah. Cukup pemeran utamanya yang ga minjem, baik orang maupun nasibnya.

PERINGATAN: Setelah dirubah, lensa tidak akan bisa menggunakan fitur auto-focus. Fitur Motorized zoom masih bisa bekerja, dan anda tetap bisa merubahnya ke mode push-pull.

Lensa-lensa XI Minolta buatan tahun 1993 sebenarnya bagus. Bokehnya oke, tajam, kontras mantap, dan hasil warna khas Minolta. Salah satu contohnya adalah lensa ini, 100-300 F4.5-5.6 Zoom XI.


100%crop:

Bokeh dan warna?

Atau gini deh, kita lihat saja langsung hasil lapangannya. :D

Kontras mantap booook~
Nah, sayangnya, manual focusnya digerakkan oleh motor. Anda tidak bisa menggerakkannya dengan tangan seperti mode manual lensa pada umumnya. Akibatnya, boros batre, ditambah sangat susah ngefokusin bidikan dengan fitur ini.

Okelah, mari ngoprek. Mudah dan bentar kok. :)

Alat:
1. Obeng plus (+) kecil.

Langkah-langkah:
1. Lepas empat baut di mount lensa.
2. Angkat sedikit piringan besi mount lensa, kemudian cabut baut auto-focus.
3. Pasang kembali mount ke posisi semula, dan perhatikan agar tuas aperture masih bisa bekerja (pegas masih oke, bisa maen ke kanan dan ke kiri dengan bebas, nggak seret).
4. Kencangkan baut-baut.
5. Simpan baut auto-focus di tempat yang aman. Anak-anak jaman sekarang omnivora.

Jika ingin mengembalikan lensa ke kondisi semula (motorized manual focus, bisa menggunakan auto-focus), pasang saja lagi baut auto-focusnya.

Posted by: Black_Claw | November 3, 2011

Tidak Ada Sister Group 48 Se-Epic Ini

Pertama-tama, buka link ini.
Kemudian, buka link ini.

Nah, seharusnya, Link yang kedua lebih epican link yang ketiga ini doooongggg….

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 48 other followers