Kadang, kamu ingin melakukan sesuatu, tapi terus menunda-nunda, hingga akhirnya tidak dilakukan sama sekali, bukan? Postingan ini, contohnya. Saya menunda-nunda publishnya, dari tahun 2007. Hahahahaha…


Kan? Last editnya aja 2008 kan? Luar biasssaaaa!

Bahkan counter tanggal di quick edit aja sampe rada error.

Ya, postingan ini terakhir saya edit tahun 2008, tanggal 25 februari. Bahkan, foto-foto di postingan ini URLnya masih URL tahun 2007, bulan 12. Saya ingat, rencananya dulu itu saya pengen bikin foto tentang bagaimana melakukan pengembangan dari shoulder surfing. Sayangnya, nggak pernah jadi-jadi bikin foto. Maka, diamlah postingan ini di draft wordpress saya, sejak hari itu, sampai sekarang. 2007-2020… 13 tahun, saudara-saudara! 13 tahun hahahahaha! Tapi, hari ini, saya putuskan untuk publish. Nggak perlu lah foto itu, cuma buat epic-epican.

Toh nyimpen postingan 13 tahun terus dipublish sekarang lebih epic. Selamat membaca!

————————————————————————
————————————————————————

Sebagai salah satu senjata andalan pengguna rekayasa sosial, Shoulder Surfing dan Dumpster Diving merupakan salah satu tehnik jadul dan lama. Tentunya, di era komputerisasi plus globalisasi serta banyak barang imitasi masa kini, dua tehnik ini hendaknya bisa berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Untuk itu disini saya akan memaparkan beberapa pengembangan tehnik-tehnik tersebut.

1. Shoulder Surfing
Ada baiknya sebelum saya tunjukkan pada anda pengembangan dari tehnik Shoulder Surfing, lebih dulu paparkan sebelumnya apa itu Shoulder Surfing.
Shoulder Surfing adalah tehnik mendapatkan informasi berharga, baik itu berupa password, nomor kartu kredit, nama do’i target, jumlah uang di dompet, dan lain sebagainya. Tehnik ini dilakukan dengan mengintip lewat pundak (linggis : shoulder) target. Sudah banyak kasus korban dari tehnik yang satu ini. Kerugian yang diderita pun bervariasi, dari miliaran, jutaan, ditinggal pacar, gagal jodoh, muke gile, hingga kehilangan password situs bokep.


shoulder-surfing.jpg

Pengembangan :

  • Shoulder Sekong

    Tehnik ini digunakan jika anda ingin menyamar agar jika korban tiba-tiba nengok, anda tidak dikenal. Tehnik ini juga mampu membuat target berpikir dua kali untuk curiga karna Sekong memang terkenal centil jadi biasa celingak-celinguk. Kelemahannya adalah tidak bisa digunakan pada target homok™ kecuali anda memang homok™ juga.


    shoulder-sekong.jpg



  • Shoulder Shinobi

    Bagi anda yang ingin keren atau anda yang merasa diri otaku, selain menggunakan Shoulder Sekong yang kadang-kadang bisa bikin malu, anda bisa menggunakan kostum ninja. Hal ini tentu saja tidak hanya dimonopoli oleh kaum pelepas sandal dari grup Ninja Strike Force saja toh? Jangan lupa lengkapi diri anda dengan Kodachi dan Shuriken serta Kunai yang dikasi kertas meletup macam di Naruto. Hal ini digunakan untuk berjaga-jaga, karna besar kemungkinan anda akan dianggap rampok.


    shoulder-shinobi.jpg



  • Shoulder ShahRukh Khan

    Tehnik ini digunakan jika tehnik Shoulder Sekong maupun Shoulder Shinobi tidak bisa anda gunakan. Tehnik ini sangatlah efektif jika anda bermuka seperti ShahRukh Khan.
    Jika anda FMCOPD, saya sarankan anda menggunakan topeng.
    Jika masih gagal, cobalah install linux™


    shoulder-shahrukh-khan.jpg



  • Shoulder Submarine

    Mengikuti prinsip kamuflase Kapal Selam alias Submarine dalam bahasa linggis, tehnik ini menggunakan periskop untuk mengamati target. Jika target memiliki tinggi bahu diatas garis batas mata anda, daripada anda jinjit dan menyebabkan anda lebih mudah ketahuan, lebih baik anda menggunakan tehnik ini.


    shoulder-submarine.jpg



  • Shoulder “Suki…”

    NO COMMENT. GUEH JUGA MAUK!!!


    shoulder-suki.jpg






  • 2. Dumpster Diving
    Dumpster Diving adalah kegiatan memulung dari tempat sampah target, dengan tujuan mencari barang atau dokumen-dokumen penting yang terbuang tetapi masih bisa digunakan dikarenakan kelemahan dari proses penghancuran dokumen.

  • Dumpster Bungee Jumping

    Dikarenakan Dumpster Diving sama sekali tidak terlihat keren dan kurangnya unsur thriller alias berdebar-debar alias doki-doki, maka ada baiknya anda mencoba tehnik modifikasi yang satu ini. Yang perlu anda perhatikan, usahakan tempat sampah yang akan menjadi sasaran anda, berada disamping sebuah bangunan dengan ketinggian diatas 8 meter. Tehnik ini sendiri banyak digunakan di pelem-pelem holiwuud. Contohnya Misson Not Possible. Jika syarat ini sudah terpenuhi, sekarang tinggal persiapannya :


    a. Ikat kaki anda dengan menggunakan tali elastis yang digunakan para atlit bungee jumping. Dua jenis tali yang bisa anda pergunakan adalah yang terbuat dari serat nilon (Sheathed cords) ataupun karet (All rubber). Jika anda tidak punya uang untuk membelinya, jangan takut. Anda bisa menggunakan ikat pinggang bahkan tali rafia

  • Posted by: Black_Claw | March 11, 2020

    Install Android Studio On Kali Linux, The 2020 Way

    Blahblahblahblahblah there is a long way you can google all you want, but I prefer the easiest way of all.

    use root account, either using su, or whatever you want. Then, execute:

    apt update
    apt install snapd

    Yeah. snapd make everything easy. Snaps are applications packaged with all their dependencies to run on all popular Linux distributions from a single build. They update automatically and roll back gracefully. Snaps are discoverable and installable from the Snap Store, an app store with an audience of millions. And since Kali is Debian based distro, oh, just use it already!

    Then, after the installation process is complete, lets fire it up!

    systemctl start snapd.service

    Then…

    snap install android-studio --classic

    Thats it! Run it now!

    snap run android-studio &

    Yeah, the tittle said it all. It is based on openfortivpn which discontinued. It is an replacement for the closed-source Forticlient. So, let’s compile.

    First, we need to obtain Openfortigui’s source.
    Oh, wait. You need to install those set of tools that you need to build it. It is Build Essentials package. Alnd while we at it, why don’t we update the system, shall we?


    su
    apt update && apt upgrade
    apt install build-essential qt5-default libssl-dev qt5keychain-dev
    exit

    Okay? Done. Lets pull it using git.

    git clone https://github.com/theinvisible/openfortigui.git

    Enter the directory and then git another submodule stuffs from there.

    cd openfortigui && git submodule init && git submodule update

    Okay, lets compile!

    qmake && make -j4

    Done? Okay. Run it.

    ./openfortigui/openfortigui

    Lets create a shortcut for easy use whenever you want to double click and run it.

    cd ~/Desktop
    mousepad shortcutopenfortigui.desktop

    Then, on mousepad, put something like this inside of it.

    [Desktop Entry]
    Encoding=UTF-8
    Version=1.0
    Type=Application
    Terminal=false
    Exec=/home/YOURUSERNAME/openfortigui/openfortigui/openfortigui
    Name=OPENFORTIGUI
    Icon=/PATH/TO/ICON

    Posted by: Black_Claw | September 11, 2019

    SELAMAT JALAN, PAK HABIBIE… 😢

    Nggak tau, pak Habibie sangat membekas di hati saya. Pak Habibie orang yang pintar dan keren bagi saya. Ah… Saya ga tau mau nulis apa, tapi pengen nulis… Terima kasih banyak, pak Habibie… 😢

    Older Posts »

    Categories

    %d bloggers like this: