Posted by: Black_Claw | September 2, 2021

Daeng Keeper Of The Groove

Saya punya tetangga, namanya pak Haerudin. Pak Udin yang rumahnya hook di sebelah fasum berasal dari Sulawesi. Logat Daeng saat berbicara Bugis sekali. Kadang-kadang keselip okkots ji. Jadi kami tetangganya memanggilnya dengan panggilan hormat Daeng. Daeng dulunya merantau ke Papua, kemudian ke Sumbawa, kemudian tinggal di Citra Indah City.

Daeng adalah seorang product certificator, melakukan serangkaian uji teknis sebuah produk dan memberinya label kualitas. Semacam SNI, tapi level internasional. Setiap kali pergi ke luar negeri dua tiga hari untuk menguji produk, sekembalinya Daeng akan memasak pisang goreng untuk tetangga yang nongkrong di fasum. Pisang goreng khas Sulawesi yang biasanya dicocol dabu-dabu itu, tapi dengan tepung berkualitas yang dibawanya dari luar negri. Jadi, kami sudah merasakan tepung dari Jepang, Brazil, Amerika, Rusia, dan mungkin pernah juga dari Wakanda. Si Daeng nggak bilang aja.

Pisang goreng daeng gurih sekali, dan rasanya kayak pake telur, padahal cuma tepung campur air doang. Karena tidak ada sambal, dabu-dabu, biasanya saya cocolin pake sambal sachetan. Bisa tonjiii.

Jika orang-orang berkebun atau bertani, hobi Daeng adalah berhutan. Itulah mengapa rumah Daeng unik, penuh dengan pohon. Dua pohon ketapang yang tumbuh dari dalam rumah, menjulang menembus atap belakang. Pohon mangga sepelukan orang dewasa di depan, cabangnya bahkan memayungi keseluruhan rumah seluas 120 meter persegi itu. Rumah daeng multi layered roof. Genteng, Ketapang, dan Mangga.

Buah Mangga Daeng manis sekali, biasanya matang pohon dan jatuh sendiri. Daeng mempersilahkan siapa saja untuk mengambil Mangga itu, walaupun jatuh di halaman rumahnya yang tidak berpagar.Oh ya, Daeng juga menamam Anggur di dalam teras depan rumahnya. Bukan di dalam pot. Anggur itu benar-benar tumbuh di dinding rumahnya. Rumah daeng benar-benar adalah hutan yang tenang dan teduh, asri level max. Saya pernah mendengar suara kecipak-kecipuk dari pinggir fasum. Mungkin itu suara renang buaya, karena ada sungai Amazon juga di dalamnya.

Sebagai seorang penghutan, Daeng bisa melenyapkan keberadaannya, menghilangkan kehainya untuk menyatu dengan alam. Daeng yang biasanya bekerja malam sampai dini hari, suka duduk memangku laptopnya di salah satu sudut halaman sambil merokok. Meski ada cahaya laptop dan asap rokok, sering kali tidak ada yang menyadari bahwa ada orang di sana, sampai Daeng buka suara menyapa. Itupun masih bingung suaranya dari mana, sampe Daeng lambai-lambai.

Kadang saya berpikir, nama asli Daeng bukanlah Haerudin. Mungkin dia adalah Cenarius, Keeper of the Groove.

Sore ini, saya lewat di depan rumah Daeng, kemudian ada yang melambai ke saya. Mang Adan rupanya, dan mas Edi. Sedang membongkar pipa saluran pembuangan kamar mandi rumah itu. Mereka terlihat ngos-ngosan, padahal mereka tukang dan pemborong yang berpengalaman dan kerjaan itu cuma bongkar pipa.

“Iya nih, akar pohon Mangganya bikin pipa salurannya jebol. Itu akarnya sampai ke dalam kamar. Jadi harus dibongkar semua.” Terang mas Edi sambil menunjukkan pipa pembuangan yang penuh dengan akar Mangga. Saya menengok ke dalam kamar, tanah bongkaran keramik saluran pipa juga penuh dengan akar Mangga. Segede lengan The Rock, untung ga ada tattonya.

“Eeh, ada Farhan.” Daeng muncul dari dalam rumah. “Iya nih, pipanya mau diganti. Akar pohonnya udah mulai banyak.”

Mulai banyak? Ini satu tanah isinya bukan tanah lagi tapi akar pohon, pikir saya.

“Kenapa nggak pohon Mangganya ditebang saja, Daeng?” Tanya saya.

“Jangan. Sayang Mangganya.” Kata Daeng. Ia kemudian menatap pohon Mangga di samping mas Edi itu, yang batangnya bahkan lebih gede dari badannya si mas.

“Nanti rumahnya direnov aja, dinaikin 30 senti.” Tambahnya mantap.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: